11 Kue Hantaran Nikah dan Lamaran (Tradisional dan Modern)

Kue hantaran pernikahan dan lamaran – Pernikahan menjadi jenjang yang lebih tinggi dari hubungan kekasih. Sepasang insan yang dibingkai komitmen lamaran dan kemudian dilanjutkan ke prosesi resmi menjadi suami istri melalui akad nikah

Nah, ketika menjelang acara lamaran ataupun resepsi pernikahan tiba, secara umum adat di Indonesia, calon pengantin pria menyiapkan yang namanya hantaran atau seserahan.

Hantaran di acara lamaran atau pernikahan biasanya berupa seperangkat alat sholat, make up, perlengkapan tidur, produk perawatan tubuh dan perhiasan. Selain itu juga disertai dengan kue-kue khusus yang dikenal dengan nama kue hantaran.

Kue hantaran pernikahan atau lamaran yang kamu siapin, bisa berupa kue tradisional sesuai adat daerah/ suku maupun kue modern kekinian.

Dan di bawah ini sudah kami list beberapa kue tradisional dan kekinian yang paling sering nongol di acara-acara lamaran ataupun pernikahan. Namun sebelum kamu cek listnya, terlebih dahulu kami jelaskan perbedaan kue hantaran untuk acara lamaran dan pernikahan.

Beda Kue Hantaran Pernikahan Dan Lamaran

Di artikel ini saya tampilin kue hantaran buat acara nikahan ataupun lamaran. Namun perlu kamu perhatikan perbedaan keduanya.

Pada dasarnya, perbedaan kue buat lamaran dan pernikahan itu ada di tiga kue ini:

  1. Kue Jenang/ kue dodol
  2. Kue Jadah
  3. Kue lapis

Jika acara kamu menyesuaikan adat (khususnya adat jawa), maka ketiga kue ini hampir ada di setiap acara lamaran adat jawa.

Karena sesuai filosofinya, ketiga kue tersebut bertekstur lengket. Sebagai harapan agar komitmen kedua belah pihak (mempelai pria dan wanita) ketika lamaran tetap terjaga erat. Seperti lengketnya tekstur ketiga kue tersebut.

Selain ketiga kue di atas, bisa digunakan sebagai kue hantaran lamaran ataupun pernikahan. Sudah paham ?

Berikut ide-ide kue tradisional dan modern untuk hantaran pernikahan atau lamaran.

Berikut ini ada beberapa jenis kue untuk acara hantaran pernikahan ataupun lamaran yang termasuk ke dalam jenis kue-kue tradisional :

1. Jenang atau Dodol

Jenang atau Dodol - kue hantaran lamaran nikah

Jenang menjadi salah satu jenis kue tradisional yang biasanya wajib ada di hantaran lamaran. Khususnya dalam acara lamaran pernikahan adat Jawa. Tapi kue ini jarang kita temui di acara hantaran pernikahan.

Makanan tradisional yang satu ini rasanya enak dan manis sehingga banyak dikonsumsi oleh masyarakat Jawa.

Jenang adalah jenis kue basah tradisional yang dibuat dari bahan dasar tepung beras dan dicampur dengan tepung ketan. Terdapat bahan santan juga dalam olahan kue tradisional ini, sehingga ada campuran rasa manis dan juga gurih di dalamnya.

Teksturnya juga lembut dan lengket karena dibuat dari campuran bahan tepung beras dan tepung ketan. Warnanya coklat terang dan coklat gelap karena ada campuran gula jawa sebagai perasa. Cara pembuatannya memerlukan waktu berjam-jam lamanya.

Proses pembuatan kue ini mengandung filosofi yaitu menghadapi kehidupan rumah tangga itu tidak mudah dan tak boleh berputus asa. Kue jenang juga dibuat secara gotong royong, yang menandakan bahwa dalam rumah tangga harus ada kerjasama.

Selain itu teksturnya yang lengket, mengandung filosofi agar lamaran yang sudah dilakukan awet bertahan hingga ke jenjang pernikahan dan seterusnya hingga kakek nenek.

2. Jadah Ketan

Jadah Ketan - kue hantaran lamaran

Kue berikutnya yang juga biasa dijadikan kue hantaran lamaran adalah jadah. Sama seperti jenang, biasanya kue ini dibawa untuk hantaran lamaran pria yang bersuku Jawa. Bahan pembuatannya adalah dari tepung ketan.

Rasa kue ini unik karena terdiri dari 2 rasa yaitu manis dan asin. Bahan lainnya yang dipakai untuk membuat kue jadah ini yaitu garam, santan dan gula. Awalnya dikukus terlebih dulu kemudian ditumbuk hingga halus, lalu dicetak dan diiris-iris.

Rasanya lezat dan memiliki tekstur yang lengket. Biasanya orang-orang Sunda menyebut kue ini dengan kue ulen atau uli.

3. Kue Wajik

wajik - kue seserahan nikah

Jenis kue berikutnya adalah kue wajik. Kue ini sering hadir sebagai hantaran ataupun sebagai hidangan jajanan untuk para tamu undangan di acara lamaran ataupun pernikahan.

Kue ini dibuat dari ketan tetapi tidak memakai ketan yang berbentuk bubuk. Melainkan menggunakan bahan ketan yang ditumbuk sampai halus terlebih dahulu.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kue ini yaitu santan, air, beras ketan, gula merah dan pasir, daun pandan dan sebagainya.

Cara membuatnya yaitu dengan mengukus beras ketannya terlebih dulu, baru kemudian tambahkan bumbu lainnya.

Setelah diolah sedemikian rupa, kamu juga harus menghias kue wajik ini agar tampak cantik. Yaitu dengan membentuknya menjadi bentuk wajik dan tambahkan irisan daun pandan di bagian atas kue.

4. Lemper

lemper - kue untuk hantaran pernikahan

Salah satu jenis kue hantaran pernikahan tradisional yang hampir selalu ada adalah kue lemper.

Meskipun kadang nongol di acara hantaran lamaran, tapi kue ini lebih sering kita jumpai di acara pernikahan. Baik sebagai kue hantaran pernikahan ataupun kue box pernikahan untuk para tamu undangan.

Lemper dibuat dari beras ketan yang ditambahkan isian dengan berbagai olahan daging ayam, atau bisa juga abon di dalamnya.

Beras ketannya dimasak dengan santan terlebih dahulu, baru ditambahkan abon atau daging ayam di dalam kue lemper ini.

Setelah dibentuk sesuai dengan keinginan, bungkus kue ke dalam daun pisang lalu kukus hingga matang. Kini, kue lemper siap disajikan di acara pernikahan, sebagai kue hantaran atau kue box.

5. Kue Lapis

lapis - kue hantaran lamaran nikah

Kue tradisional yang satu ini dibuat menjadi beberapa lapis maka disebut dengan kue lapis. Ada beragam warna yang berbeda pada kue lapis ini yang cara pembuatannya adalah dengan ditumpuk.

Sebagai mana disinggung di awal, kue ini umumnya digunakan saat acara lamaran nikah.

Bahan utama pembuatan kue ini terdiri dari tepung beras, santan, garam, tepung kanji, serta pewarna makanan supaya warnanya menjadi beraneka ragam. Tekstur kuenya yang kenyal, lengket dan manis mengandung makna dari filosofi keeratan cinta calon mempelai.

Proses pembuatannya juga cukup lama karena kamu harus mengukus masing-masing lapisannya terlebih dahulu,

6. Kue Bugis Mandi

bugis mandi - kue hantaran pernikahan

Kue bugis menjadi jenis kue tradisional yang tentu tidak asing lagi sebagai jenis kue basah yang manis. Namun, pernahkan kamu mendengar kue bugis mandi?

Cara pembuatan dan bahan pembuatannya kurang lebih sama.

Perbedaan kue bugis biasa dengan kue bugis mandi adalah bugis mandi harus disiram atau dibalut dengan santan kental. Seolah-olah kue tersebut dimandikan sehingga disebut kue bugis mandi. Setelah itu, kue bugis mandi ini dibungkus dengan plastik berwarna bening.

Dalam kue bugis mandi ini juga terdapat parutan kelapa yang sudah dicampur dengan gula merah sehingga rasanya manis sekali.

7. Kue Ku – Warna Menyala Isi Kacang Hijau

kue ku - hantaran pernikahan

Kue Ku – Kue tradisional yang sering dijadikan kue hantaran pernikahan ini juga memiliki cita rasa manis. Ciri khas kue ini adalah warnanya yang merah manyala. Walaupun kadang ada juga yang diberi warna hijau.

Pada bagian dalam kue terdapat kacang hijau yang rasanya manis.

Sebenarnya kue ini berasal dari daerah Tionghoa tapi sering dijadikan hantaran pernikahan di Indonesia. Bentuknya dibuat seperti punggung kura-kura karena kura-kura menjadi simbol kebahagiaan, kemakmuran dan keabadian di dalam rumah tangga.

8. Bolu Kukus Rainbow

bolu kukus rainbow - kue hantaran pernikahan kekinian

Sebenarnya bolu kukus adalah jenis kue tradisional Indonesia. Namun sekarang diolah lebih modern misalnya dengan memberi pewarna beraneka ragam yang menyerupai pelangi, makanya disebut Bolu Kukus Rainbow.

Rainbow cake sedang menjadi kue kekinian, maka dibuatlah warna yang serupa dengan warna pada rainbow cake tersebut. Teksturnya yang sangat lembut dan rasanya yang manis juga membuat bolu kukus ini disukai banyak orang.

Kue ini sering ditemui di acara seserahan pernikahan, bukan di acara lamaran.

9. Kue Brownies Kukus Keju

brownies keju - kue hantaran nikah modern

Brownies merupakan jenis kue modern. Kue basah ini didominasi rasa coklat. Proses pembuatannya yaitu dengan cara dikukus atau dibakar.

Namun lebih banyak brownies yang cara pembuatannya dengan dikukus. Kemudian taburkan keju di bagian atasnya sebagai pemanis.

Kue ini rasanya manis. Ya, mirip seperti kue-kue hantaran pernikahan lainnya yang umumnya berrasa manis. Mengingat filosofinya agar si pengantin mendapatkan manisnya berumah tangga pasca acara pernikahan.

10. Cheesecake

cheesecake - kue hantaran nikah modern

Cheesecake juga merupakan jenis kue seserahan pernikahan modern yang lezat dengan tekstur yang lembut dan lumer di lidah saat digigit.

Kue ini terdiri dari beberapa lapisan yang meliputi campuran keju yang tebal, biskuit yang dihancurkan, dan sponge lembut. Bagi milenial, kue ini tentu cocok banget.

Baca Juga:

13 Isi Seserahan Pernikahan Yang Harus Kamu Siapkan

49 Ide Souvenir Pernikahan Unik Plus Harga

11. Combro Sosis Keju

combro sosis keju - kue hantaran pernikahn kekinian

Tak hanya makanan manis saja (seperti yang umum disiapkan untuk pernikahan), tapi kue kekinian untuk hantaran pernikahan juga bisa dengan makanan yang rasanya asin seperti combro.

Combro sosis keju, jenis makanan ini sebetulnya termasuk kue tradisional. Namun sudah dikreasikan menjadi lebih modern. Yaitu dengan penambahan sosis dan keju.

Tentu kita tahu, bahwa sosis dan keju adalah bahan yang seringnya ada di makanan-makanan kekinian.

Bahan dasar combro tentu kita semua tahu, yaitu ubi jalar atau ketela. Kemudian baru ditambah dengan tambahan bagian dalamnya yaitu sosis dan keju. Rasanya enak, gurih dan lezat.

Dari sekian jenis kue hantaran pernikahan atau lamaran tersebut, kamu bisa memilih jenis kue mana yang sesuai dengan adat istiadat suku, filosofi yang bermakna, atau cara pembuatan dan cara menghiasnya yang relatif simpel dan mudah.

Baik jenis kue tradisional ataupun kue modern, agar lebih menarik, penyajiannya bisa ditambah dengan aneka hiasan yang kreatif.

Selamat mengexplore ide-ide diatas dan putuskan mana yang akan kamu sajikan di acara pernikahan ataupun lamaran.

Leave a Comment